Friday, July 30, 2010

Serial World Cup 2010 Piala Dunia 2010 (05)

Serial World Cup 2010 (05)
Serial Piala Dunia Afrika Selatan 2010

Jerman Tetap Optimistis Tanpa Ballack
Oleh : John Halmahera
Published by Sinar Harapan daily news 5 Juni 2010

Nama Kevin-Prince Boateng tidaklah terkenal. Saya dan kebanyakan penggila bola hampir tak pernah tahu namanya. Ketika namanya muncul dalam line-up Portsmouth di partai final FA Cup lawan Chelsea, orang masih memandang sebelah mata. Tetapi ketika dia melakukan tackling keras yang masuk katagori brutal ke kaki Michael Ballack, kontan puluhan ribu pasang mata memerhatikannya. Wasit Chris Foy memberinya kartu kuning. Banyak orang menganggap seharusnya kartu merah.
Kejadian menit 35 itu memaksa Michael Ballack harus keluar lapangan, angkel kakinya bengkak parah. Tidak ada yang patah. “Itu tackling yang buruk, dia tidak pantas untuk menjadi teman.”
Komentar Ballack. Ternyata gelandang berusia 33 tahun harus istirahat lama dan melupakan Piala Dunia 2010. Maka Jerman pun kehilangan kapten dan playmaker sekaligus motivator permainan. Dokter tim Jerman Hans-Wilhelm Muller-Wohlfahrt memastikan gelandang Jerman dengan 98 caps yang main di dua Piala Dunia 2002 dan 2006 itu harus istirahat 8 pekan.
Kabar itu mengguncang tim Jerman. Pelatih Joachim Low cepat mengumpulkan semua anggota tim dan berpesan semua personal skuad harus bekerja ekstra keras di 2010. Pers dan supporter Jerman menuduh perbuatan Boateng itu konspirasi Ghana untuk melemahkan tim Jerman. Itu jelas tackling buruk yang disengaja menciderai. Boateng meminta maaf pada Ballack yang tidak diladeni oleh gelandang elegan itu.
Kevin-Prince Boateng, 23 tahun, kelahiran Jerman dari bapak asli Ghana dan ibu Jerman, bermain di klub Hertha Berlin kemudian menjadi skuad Jerman U-21. Memasuki usia senior dia memilih Ghana sebagai warga negara. Ironisnya, Ghana akan menjadi lawan Jerman di penyisihan grup bersama Australia dan Serbia. Tak heran Boateng menjadi musuh publik di Jerman. Kebencian inipun menjalar ke nama Boateng lainnya, Jerome Boateng yang merupakan saudara Kevin Prince, dan justru menjadi anggota skuad Jerman.
Kevin menyatakan menyesal, “tak ada maksud saya menciderai Ballack. Saya melakukan tackling dengan sepnuh tenaga, tapi tackling itu terlambat dan tampak bodoh (looks very stupid).” Dia menyesali dirinya yang kini digelari “bad boys”. Memang namanya kini menjadi terkenal karena insiden buruk itu.
Kehilangan Michael Ballack, bagi Jerman sangat terasa. Meskipun pelatih Joachim Low menegaskan bahwa kekuatan Jerman tidaklah berkurang. Persoalan cepat diatasi Low, dia menunjuk deputi Ballack, Phillip Lahm menyandang ban kapten. Semua mendukung keputusan penting ini termasuk mantan kapten 90-an Lothar Matthaeus, Ballack dan juga pers. Selama ini Lahm sudah sering menggantikan jabatan Ballack sewaktu Ballack cidera.
Apapun persoalannya Jerman tetaplah Jerman dengan tradisi dan reputasi harum di Piala dunia, melakukan 92 pertandingan diantaranya menang 55 dan mencetak gol 190. Tiga kali juara dunia, 1954, 1974, 1990. Sebagai tuan rumah 2006 Jerman gagal juara, hanya peringkat 3 dengan 7 kali main, menang 5 draw 1 dan kalah 1, mencetak gol 14, paling produktif di 2006.
Kali ini skuad asuhan Low berambisi menyabet gelar dunia. Jerman akan tanding perdana lawan Australia 13 Juni, kemudian Serbia 18 Juni dan terakhir Ghana 23 Juni. Tampaknya bagi Jerman tidak terlalu sulit lolos dari grup D. Jerman tampak tangguh ketika friendly-match menang 3-0 atas Malta di Aachen dan 3-0 atas Hungaria di Budapest 13 dan 29 Mei silam.
Untuk skuadnya Low masih berkeras tidak memanggil striker Schalke, Kevin Kuranyi yang mencetak 18 gol di bundesliga musim, jauh lebih produktif dibanding Klose dan Podolski yang masing-masing mencetak 2 gol sepanjang musim. Striker Munich yang dipanggil Miroslav Klose belum fit, pencetak 48 gol dari 95 caps itu diharapkan fit pada waktunya. Tampaknya Klose harus kerja keras kalau tidak mau tempatnya diserobot penyerang lain, Cacau (Stuttgart), Mario Gomez (Bayern Munich), Stefan Kiessling (Bayer Leverkusen), Thomas Muller (Bayern Munich), Lukas Podolski (Cologne). Striker kelahiran Brazil, Cacau bersama Podolski dan Gomez mencetak gol kemenangan 3-0 atas Hongaria dalam friendly-match pekan lalu.
Low dikeritik atas putusannya mengabaikan Kuranyi. Persoalan Kuranyi lari dari stadion Westfalen dalam kualifikasi versus Rusia Oktober 2008 masih membekas pada Low. Tak hanya kehilangan Ballack dan Kuranyi, Jerman juga terpaksa meninggalkan pemain Stuttgart Christian Trasch yang cidera dalam warm-up 24 Mei kemarin, sebelum itu pemain Bayer Leverkusen, Simon Rolfes. Bagaimanapun juga Low sudah persiapkan skuadnya untuk laga perdana 13 Juni menghadapi lawan keras Australia.
Australia diperkirakan akan mendampingi Jerman lolos ke putaran 16 besar. Tim ini juga kehilangan pilar pertahanan usia 21 tahun klub Middlesbrough Rhys Williams yang bergelut dengan cidera. Tapi pelatih Pim Verbeek gembira kepastian Harry Kewell striker Galatasaray Turki akan segera pulih dan siap di laga perdana. Dia juga bertumpu pada pemain Everton, Tim Cahill, duo Blackburn Rovers Brett Emerton dan Vince Grella.
Masalah cidera juga menimpa pelatih Ghana asal Serbia Milovan Rajevic yang harus kehilangan pilar tim midfielder Chelsea Michael Essien yang belum pulih dari cidera. Selain “bad boys” Kevin-Price Boateng, Ghana diperkuat sebagian besar legiun asingnya, antaranya dua pilar pengalaman Sulley Muntari (Inter Milan) dan Stephen Appiah (Bologna) serta striker Matthew Amoah (NAC Breda) dan Asamoah Gyan (Rennes).
Dalam ujicoba pekan lalu Ghana dipukul telak Belanda 1-4. Meskipun demikian debutan 2006 yang tersingkir di putaran 16 besar kini berambisi melaju lebih tinggi, paling tidak mereka membidik semifinal. “Jika masuk semifinal maka semua bisa terjadi dan bukan mustahil bisa juara,” komentar sang pelatih, Rajevic.
Pesaing lain di grup ini, Serbia yang tampil di 2006 dengan nama Serbia Montonegro. Pekan lalu skuad asuhan Radomir Antic ini mengecewakan supporternya dengan draw tanpa gol lawan Polandia setelah pekan sebelumnya dikalahkan gol tunggal Selandia Baru. Supporter tampaknya berharap banyak pada skuad yang diperkuat defender Manchester United Nemanja Vidic dan Branislav Ivanovic dari Chelsea di lini belakang, sayap CSKA Moscow Milos Krasic dan striker andalan Nikola Zigic yang main di Birmingham. Tidak lupa adalah midfielder Inter Milan, Dejan Stankovic yang tetap diandalkan sebagai pilar dan keseimbangan tim.

***

No comments: