Artikel Piala Eropa 9 Juni 2008
Pro SINAR HARAPAN
UEFA Euro 2008
Big Match, Italia Dan Belanda Sama Kuat
Perancis Berpeluang Menang
Oleh : John Halmahera
Cideranya kapten dan palang pintu Italia, Fabio Cannavaro, memeningkan kepala pelatih Roberto Donadoni. Apalagi di partai perdana Italia harus menghadapi Belanda yang punya sederet penyerang berkelas yang dipelopori striker Real Madrid, Ruud van Nistelrooy. Dia harus memikirkan lini belakang dengan serius. Keputusannya memanggil pengganti Cannavaro, yakni bek Fiorentina Alessandro Gamberini, tidak menimbulkan gejolak di dalam tim maupun di kalangan pers.
Gamberini, 26 tahun, musim ini tampil meyakinkan ketika membantu Fiorentina merebut tiket langsung Liga Champions dengan menggusur AC Milan. Dia bersahabat dengan Luca Toni, eks teman seklub sebelum Toni ke Bayern Munchen. Juga beberapa pilar azzurri, Daniele De Rossi, Andrea Pirlo dan Gennaro Gattuso,
Donadoni telah mempersiapkan dua alternatif pertahanan. Pertama, tiga pengawal di depan kiper dan kapten Gianluigi Bufon yakni Christian Panucci, Giogio Chiellini dan Alessandro Gamberini. Pilihan kedua, bek empat, Gianluca Zambrotta, Andrea Barzagli, Marco Materazzi, Fabio Grossi. Tampaknya menghadapi Belanda alternatif bek empat yang akan dimainkan mengantisipasi daya serang tim Oranye yang terkenal agresif.
“Skuad ini punya identitas dan ciri yang tidak mungkin berubah hanya karena seorang pemain diganti, meskipun dia pemain paling penting. Aku percaya pada Barzagi dan Materazzi, mereka solid belakangan ini.” Kata Donadoni.
Italia butuh keberuntungan seperti di semifinal Euro 2000 ketika mereka menang atas Oranye lewat adu pinalti. Pertahanan yang kuat harus dibantu gelandang yang mobil, kuat dalam bertahan dan cepat dalam menyerang. Gennaro Gattuso seorang midfield enforcer, musim ini tampil tidak begitu baik dengan AC Milan, tapi bersama rekan seklubnya Andrea Pirlo dan gelandang AS Roma, Daniele De Rossi menjadi ini kekuatan midfield azzurri.
Simone Perrotta tampil dalam skuad Marcello Lippi PD 2006, harus buktikan diri tetap layak tampil lawan Belanda, karena pemain lain juga sama punya peluang tampil. Orang menebak-nebak formasi Donadoni lawan Belanda, apakah 4-3-3 atau 4-5-1.
Tidak mudah mengatasi kreatifitas midfielder Belanda yang jika semuanya fit akan jadi kekuatan solid di Eropa. Robin van Persie, Arjen Robben, Wesley Snider dan Rafael van der Vaart. Dengan formasi 4-3-3 maka salah seorang diantaranya, Arjen Robben akan digeser ke sayap. Sampai sekarang masih belum jelas apakah van Persie sudah siap untuk diturunkan atau masih disimpan mengingat belum begitu fit setelah sembuh dari cidera lamanya di Arsenal.
Tiga hari jelang tanding lawan Italia, Belanda masih bekerja keras memulihkan kondisi Arjen Roben. Gelandang ini sangat istimewa jika dalam form terbaiknya, usia 24 tahun dia sangat cepat dan direct (langsung), determinasi kuat dan mampu dribble melewati lawan. Umpan-umpannya akan memanjakan striker seklubnya, Ruud van Nistelrooy. Rekannya seklub, Wesley Sneijder, 24 tahun, diharapkan sudah pulih dari hamstring dan akan menjadi pilar midfield bersama Rafael van der Vaart.
Marco van Basten dalam satu tahun terakhir, setelah konsultasi dengan pemain seniornya, mulai berani keluar dari pola baku Belanda selama ini (4-3-3) dan memainkan pola 4-4-2 atau 4-2-3-1. Tetapi memainkan pola apa pun, Belanda tetap bertumpu pada dua winger. Dalam beberapa ujicoba formasi itu membuat kejutan, mengalahkan Kroasia 3-0 dan Austria 4-3. Khusus lawan Austria, skuad van Basten tampil trengginas setelah tertinggal 0-3 berbalik menang 4-3. Terakhir sekali Belanda menang 2-0 atas Wales.
Belanda datang ke Euro dengan kepercayaan diri tinggi. “Saya kaget dengan hasil undian grup, sepintas saya berpikir ingin pindah ke grup lain. Menghadapi juara dunia pada partai perdana jelas tidaklah mudah. Di grup ini, ada dua finalis Piala Dunia 2006 dan Rumania yang kerkembang pesat belakangan ini.” Komentar van Basten.
Lini belakang Oranye cukup solid, dan tidak perlu takut akan kehebatan serangan Italia yang dimotori Luca Toni diapit Mauro Camoranesi dan Antonio Cassano jika Italia main dengan pola 4-3-3 atau duet Luca Toni dan Alessandro Del Piero jika main 4-3-1-2. Luca Toni yang telah membukukan 33 gol dalam semusim untuk Bayern Munchen di semua level kompetisi akan menjadi perhatian lini belakang Oranye.
Kiper Edwin van Der Sar dibawah mistar dan Joris Mathijsen sebagai komandan, akan jadi pilihan utama. Selama ini hanya dua pemain tersebut yang selalu dimainkan, sementara posisi lain bisa bergantian. Andre Ooijer, John Heitinga, Giovanni van Bronckhorst bisa menjadi pilihan mendampingi Mathijsen. Selain itu masih ada Mario Melchiot, Tim de Cler dan Khalid Boulahrouz bek Sevilla (pinjaman dari Chelsea) yang menggantikan Ryan Babel yg cidera. Van Basten cukup puas selama ini dengan lini pertahanannya yang kebobolan 5 gol dalam 12 pertandingan kualifikasi Euro 2008.
Melihat karakter tim, kualitas pemain dan kecerdikan pelatih maka partai ini layak disebut big-match, lebih seru dan menarik dibanding 7 partai lain di match-day 1 termasuk partai grup C lainnya Perancis versus Rumania yang dimainkan dua jam lebih awal. Peluang menang bagi kedua tim cukup terbuka mengingat kemampuan mencetak gol para penyerangnya. Tetapi sekedar mengingat pertemuan terakhir keduanya di semifinal Euro 2000 berakhir draw dan harus diselesaikan lewat adu pinalti yang akhirnya dimenangkan Italia. Partai big-match ini diprediksi draw lebih besar sekitar 60 persen. Kalaupun harus memilih pemenangnya maka Belanda punya peluang 52 persen meski di bursa taruhan William Hill, bandar dunia itu menjagoi Italia.
Perancis, Berpeluang Menang
Partai pertama grup C, finalis Piala Dunia 2006 Perancis punya kekuatan lebih dibanding lawannya, Rumania, baik secara head-to-head dan kualitas pemain maupun pengalaman tanding dan kerjasama tim. Sampai saat terakhir belum ada kepastian absen tidaknya kapten les blues dan playmaker Patrick Vieira yang tampaknya mulai pulih. Pelatih Raymond Domenech sudah mempersiapkan pemain muda Mathieu Flamini yang baru-baru ini dikontrak AC Milan dari klub asalnya, Arsenal.
Perancis sudah siap mendulang sukses seperti kejayaan di zaman Michel Platini (1984) dan Zinedine Zidane (2000). Perancis diprediksi akan mengatasi perlawanan skuad Rumania yang ditukangi Victor Piturca dan dimotori kapten berkualiatas tinggi Adrian Mutu dan Christian Chivu. Peluang Perancis menang 55 persen banding 45 dengan persentasi draw cukup rendah. ***
Pro SINAR HARAPAN
UEFA Euro 2008
Big Match, Italia Dan Belanda Sama Kuat
Perancis Berpeluang Menang
Oleh : John Halmahera
Cideranya kapten dan palang pintu Italia, Fabio Cannavaro, memeningkan kepala pelatih Roberto Donadoni. Apalagi di partai perdana Italia harus menghadapi Belanda yang punya sederet penyerang berkelas yang dipelopori striker Real Madrid, Ruud van Nistelrooy. Dia harus memikirkan lini belakang dengan serius. Keputusannya memanggil pengganti Cannavaro, yakni bek Fiorentina Alessandro Gamberini, tidak menimbulkan gejolak di dalam tim maupun di kalangan pers.
Gamberini, 26 tahun, musim ini tampil meyakinkan ketika membantu Fiorentina merebut tiket langsung Liga Champions dengan menggusur AC Milan. Dia bersahabat dengan Luca Toni, eks teman seklub sebelum Toni ke Bayern Munchen. Juga beberapa pilar azzurri, Daniele De Rossi, Andrea Pirlo dan Gennaro Gattuso,
Donadoni telah mempersiapkan dua alternatif pertahanan. Pertama, tiga pengawal di depan kiper dan kapten Gianluigi Bufon yakni Christian Panucci, Giogio Chiellini dan Alessandro Gamberini. Pilihan kedua, bek empat, Gianluca Zambrotta, Andrea Barzagli, Marco Materazzi, Fabio Grossi. Tampaknya menghadapi Belanda alternatif bek empat yang akan dimainkan mengantisipasi daya serang tim Oranye yang terkenal agresif.
“Skuad ini punya identitas dan ciri yang tidak mungkin berubah hanya karena seorang pemain diganti, meskipun dia pemain paling penting. Aku percaya pada Barzagi dan Materazzi, mereka solid belakangan ini.” Kata Donadoni.
Italia butuh keberuntungan seperti di semifinal Euro 2000 ketika mereka menang atas Oranye lewat adu pinalti. Pertahanan yang kuat harus dibantu gelandang yang mobil, kuat dalam bertahan dan cepat dalam menyerang. Gennaro Gattuso seorang midfield enforcer, musim ini tampil tidak begitu baik dengan AC Milan, tapi bersama rekan seklubnya Andrea Pirlo dan gelandang AS Roma, Daniele De Rossi menjadi ini kekuatan midfield azzurri.
Simone Perrotta tampil dalam skuad Marcello Lippi PD 2006, harus buktikan diri tetap layak tampil lawan Belanda, karena pemain lain juga sama punya peluang tampil. Orang menebak-nebak formasi Donadoni lawan Belanda, apakah 4-3-3 atau 4-5-1.
Tidak mudah mengatasi kreatifitas midfielder Belanda yang jika semuanya fit akan jadi kekuatan solid di Eropa. Robin van Persie, Arjen Robben, Wesley Snider dan Rafael van der Vaart. Dengan formasi 4-3-3 maka salah seorang diantaranya, Arjen Robben akan digeser ke sayap. Sampai sekarang masih belum jelas apakah van Persie sudah siap untuk diturunkan atau masih disimpan mengingat belum begitu fit setelah sembuh dari cidera lamanya di Arsenal.
Tiga hari jelang tanding lawan Italia, Belanda masih bekerja keras memulihkan kondisi Arjen Roben. Gelandang ini sangat istimewa jika dalam form terbaiknya, usia 24 tahun dia sangat cepat dan direct (langsung), determinasi kuat dan mampu dribble melewati lawan. Umpan-umpannya akan memanjakan striker seklubnya, Ruud van Nistelrooy. Rekannya seklub, Wesley Sneijder, 24 tahun, diharapkan sudah pulih dari hamstring dan akan menjadi pilar midfield bersama Rafael van der Vaart.
Marco van Basten dalam satu tahun terakhir, setelah konsultasi dengan pemain seniornya, mulai berani keluar dari pola baku Belanda selama ini (4-3-3) dan memainkan pola 4-4-2 atau 4-2-3-1. Tetapi memainkan pola apa pun, Belanda tetap bertumpu pada dua winger. Dalam beberapa ujicoba formasi itu membuat kejutan, mengalahkan Kroasia 3-0 dan Austria 4-3. Khusus lawan Austria, skuad van Basten tampil trengginas setelah tertinggal 0-3 berbalik menang 4-3. Terakhir sekali Belanda menang 2-0 atas Wales.
Belanda datang ke Euro dengan kepercayaan diri tinggi. “Saya kaget dengan hasil undian grup, sepintas saya berpikir ingin pindah ke grup lain. Menghadapi juara dunia pada partai perdana jelas tidaklah mudah. Di grup ini, ada dua finalis Piala Dunia 2006 dan Rumania yang kerkembang pesat belakangan ini.” Komentar van Basten.
Lini belakang Oranye cukup solid, dan tidak perlu takut akan kehebatan serangan Italia yang dimotori Luca Toni diapit Mauro Camoranesi dan Antonio Cassano jika Italia main dengan pola 4-3-3 atau duet Luca Toni dan Alessandro Del Piero jika main 4-3-1-2. Luca Toni yang telah membukukan 33 gol dalam semusim untuk Bayern Munchen di semua level kompetisi akan menjadi perhatian lini belakang Oranye.
Kiper Edwin van Der Sar dibawah mistar dan Joris Mathijsen sebagai komandan, akan jadi pilihan utama. Selama ini hanya dua pemain tersebut yang selalu dimainkan, sementara posisi lain bisa bergantian. Andre Ooijer, John Heitinga, Giovanni van Bronckhorst bisa menjadi pilihan mendampingi Mathijsen. Selain itu masih ada Mario Melchiot, Tim de Cler dan Khalid Boulahrouz bek Sevilla (pinjaman dari Chelsea) yang menggantikan Ryan Babel yg cidera. Van Basten cukup puas selama ini dengan lini pertahanannya yang kebobolan 5 gol dalam 12 pertandingan kualifikasi Euro 2008.
Melihat karakter tim, kualitas pemain dan kecerdikan pelatih maka partai ini layak disebut big-match, lebih seru dan menarik dibanding 7 partai lain di match-day 1 termasuk partai grup C lainnya Perancis versus Rumania yang dimainkan dua jam lebih awal. Peluang menang bagi kedua tim cukup terbuka mengingat kemampuan mencetak gol para penyerangnya. Tetapi sekedar mengingat pertemuan terakhir keduanya di semifinal Euro 2000 berakhir draw dan harus diselesaikan lewat adu pinalti yang akhirnya dimenangkan Italia. Partai big-match ini diprediksi draw lebih besar sekitar 60 persen. Kalaupun harus memilih pemenangnya maka Belanda punya peluang 52 persen meski di bursa taruhan William Hill, bandar dunia itu menjagoi Italia.
Perancis, Berpeluang Menang
Partai pertama grup C, finalis Piala Dunia 2006 Perancis punya kekuatan lebih dibanding lawannya, Rumania, baik secara head-to-head dan kualitas pemain maupun pengalaman tanding dan kerjasama tim. Sampai saat terakhir belum ada kepastian absen tidaknya kapten les blues dan playmaker Patrick Vieira yang tampaknya mulai pulih. Pelatih Raymond Domenech sudah mempersiapkan pemain muda Mathieu Flamini yang baru-baru ini dikontrak AC Milan dari klub asalnya, Arsenal.
Perancis sudah siap mendulang sukses seperti kejayaan di zaman Michel Platini (1984) dan Zinedine Zidane (2000). Perancis diprediksi akan mengatasi perlawanan skuad Rumania yang ditukangi Victor Piturca dan dimotori kapten berkualiatas tinggi Adrian Mutu dan Christian Chivu. Peluang Perancis menang 55 persen banding 45 dengan persentasi draw cukup rendah. ***
No comments:
Post a Comment